Postingan

Menyoal Per-Nikahan

Gambar
Menyoal Per-Nikahan Di usia 24 tahun ini pasti tak jarang orang yang ribet mempersoalkan pasangan, pernikahan impian. Banyak pasti diantara kita yang jadi narasumber utama saat kumpul keluarga, reuni angkatan masa SMA dengan pertanyaan yg sama yaitu “ Kapan nikah ? ”, “ Si A udah nikah lo, kamu kapan ? ”, “ Aku dah punya anak lo, kamu masih sendirian aja ”. Dan yang lebih parah “ Pacaran udah lama kayak nyicil rumah tapii gak nikah-nikah, kayaknya pasanganmu gak serius deh sama kamu ”.   Yang pernah merasakan di posisi ini mari kita bergandengan tangan. Pertanyaan-pertanyaan tersebut mampu bikin minder, rasa kepengen nikah yang menggebu-gebu. Yang punya pasangan mulai mengarahkan pembicaraan kearah nikah, ini bisa jadi pemicu kandasnya hubungan ditengah jalan ketika salah satu pasangan tidak menanggapi atau menyampaikan bahwa ia belum siap menikah. Yang masih sendiri mulai speak sana speak sini, kualitas pasangan nomer sekian yang penting mau nikah. Adapun sejatinya nikah...

Kur dengan segala kegelisahannya

Kur 23 tahun, 2020 “ Salahkah jika aku memilih untuk tidak   berTuhan ?”             Kur adalah pasanganku, aku sudah mengenalnya sejak pertengahan tahun 2016. Di awal perjumpaan kami, tidak ada yang istimewa terasa biasa saja. Dia adek tingkat ku di bangku kuliah, yaa kita dia mulai menyukai ku saat kegiatan Ospek kampus. Layaknya mahasiswa baru pada umunya Kur sering sekali menghubungi ku via Line untuk menanyakan beberapa tugas Ospek, padahal aku ini bukan kakak pendampingnya. Dari sini aku mencium aroma-aroma berbau modus.             Tiga atau empat bulan setelah kegiatan ospek, Kur semakin gencar dan intensif menghubungiku. Sampai pada akhirnya hati ku luluh dibuatnya. Dan kita resmi untuk berpacaran. Hari-hari sudah berlalu tahun-tahun pun sudah kita lewati bersama. Banyak kenangan yang secara tidak sengaja telah kami ukir bersama. Tidak banyak yang berubah dar...

way

Way, 24 tahun, 2019 “gak mau lah, malu aku nanti nama kampus tercoreng gara-gara aku” Sebut saja Way perempuan berambut ikal dan mempunyai mata hazle, aku mengenalnya sejak awal perkuliahan. Kita berdua kuliah di institui kesehatan. Way anak yg periang, mudah berteman, mudah berbaur dengan yg lainnya. Sampai satu ketika aku tinggal satu kontrakan dengan si Way, dari situ aku mulai mengetahuinya lebih dalam. Dibalik sifat periangnya dia menyimpan banyak cerita dan pengalaman pilu selama hidupnya. Banyak perilaku Way yg beresiko, dia sering merokok di dalam kamar. Awalnya dia sembunyi sembunyi ketika merokok lama kelamaan karena kami sudah akrab, dia mulai mengeluarkan kebiasaan merokoknya di luar kamar, teras depan kontrakan. Gak hanya sampai disitu Way sering bergonta-ganti pasangan seksual ada 1,2,3 atau lebih lelaki yg sudah melakukan hubungan seksual denganya selama ia berada satu kontrakan denganku. Dibalik perilakunya yg menyimpang ternyata ada pengalaman pilu yg ia alam...